Mengapa Pilih Arkeologi UI...

Departemen Arkeologi FIB UI adalah lembaga yang mampu mengelola pengembangan ilmu dan SDM dalam bidang Ilmu Pengetahuan Budaya, khususnya Arkeologi yang diakui dunia Internasional. Sebagai pendidikan keilmuan Arkeologi terbaik di Indonesia. Departemen Arkeologi FIB UI (1) mengembangkan pendidikan dan penelitian ilmu pengetahuan budaya, khususnya arkeologi dalam rangka mengukuhkan jatidiri bangsa, (2) meningkatkan kemampuan sumber daya manusia yang andal dan terpercaya dalam hal pengabdian pada masyarakat di bidang Arkeologi dan (3) melaksanakan kerja sam dalam hal pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat di bidang Arkeologi. Program Akademik yang ditawarkan adalah Program Studi Sarjana, Magister dan Doktoral.

Prof. Dr. Mundardjito PDF Cetak
Nama:Prof. Dr. Mundardjito
NIP:070603071
Fakultas:Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya
Jurusan:Arkeologi
Pendidikan:S3
Email: E-mail ini dilindungi dari spam bots, kamu perlu mengaktifkan JavaScript utk melihatnya ; E-mail ini dilindungi dari spam bots, kamu perlu mengaktifkan JavaScript utk melihatnya

CURRICULUM VITAE  

1 Nama:                                  Prof. Dr. Mundardjito

2 Tempat & tanggal lahir:       Bogor, 8 Oktober 19363

Status Perkawinan:                Menikah, 4 Januari 1964                                              

                                               Isteri: Martuti S. Danusaputro

                                                Anak:    1. Wisnuwardhana SE

                                                             2. Bima Adityawardhana SE

4. Alamat Rumah:                    Jl. Rawamangun Muka 11/B, Kompleks Perumahan UI, Jakarta 13220.

                                                 Telp. 021-4897622. Fax  021-4710906 

5. Pendidikan

  • Sekolah Dasar Negeri Bogor, 1943-1949.
  • Sekolah Menengah Pertama Negeri Bogor 1949-1952, lulus 1952.
  • Sekolah Menengah Atas Negeri Bogor, 1952-1955, lulus 1955.
  • Fakultas Sastra UI, Jakarta, 1956-1961, lulus Sarjana Muda 1961.
  • Fakultas Sastra UI, Jakarta, 1956-1963, lulus Sarjana 1963.
  • University of Athens, Yunani, 1969-1971, program non-gelar (metodologi arkeologi) Beasiswa Pemrintah Yunani.
  • University of Pennsylvania, Amerika Serikat, 1978-1979. program non-gelar (teori arkeologi) (Beasiswa The Ford Foundation)
  • Program Pascasarjana UI, 1990-1993, lulus Doktor 1993 (cum laude) (Promotor: Prof. Dr.Harsja Bachtiar). Judul disertasi: Pertimbangan Ekologi dalam Penempatan Situs Masa Hindu-Buda di Daerah Yogyakarta: Kajian Arkeologi-Ruang Skala Makro. 

6 Pangkat 

  • Asisten Perguruan Tinggi, 1961-1963.
  • Asisten Ahli, 1963-1964.
  • Lektor Muda, 1964-1976.
  • Lektor Madya 1976-1981.Lektor, 1981-1984.
  • Lektor Kepala, 1984-1988.
  • Lektor Kepala Madya (inpassing), 1988-1995.
  • Guru Besar Tetap 1995-2001
  • Guru Besar Tak Tetap 2001-sekarang 

7. Pengalaman

  • Pengajar pada Jurusan Arkeologi FSUI, 1964--2001
  • Pengajar pada Program Pascasarjana FIB-UI, 1988-2001
  • Pengajar Luar Biasa pada FIB-UI (program Sarjana), 2001 –sekarang
  • Pengajar Luar Biasa pada FIB-UI (program Pascasarjana), 2001 –sekarang
  • Pengajar Luar Biasa pada Kajian Wilayah Eropa UI (program Sarjana), 2004 –sekarang
  • Pengajar pada Jurusan Antropologi FISIP-UI, 1972-2001.
  • Visiting Professor pada University of the Philippines, Department of Anthropology/Archaeology, 1996
  • Penguji Luar pada Universiti Sains Malaysia, Institute of Post-Graduate Studies, Penang, Malaysia, 1998.
  • Penguji Luar pada University of Canberra, School of Design and Architecture, Australia, 2003-2004.
  • Penguji Luar pada Sekolah Pascasarjana (Program S3) Departemen Ilmu Kebumian dan Teknologi Lingkungan, ITB Bandung, 2006
  • Penguji Luar pada Sekolah Bisnis Managemen (Program S2), ITB, Bandung, 2006.
  • Pengajar pada Penataran Teknis Pengembangan Kebudayaan, Direktorat Purbakala, 1998, 2001.
  • Pengajar pada Penataran Tenaga Ahli Arkeologi, Pusat Arkeologi, September 2001.
  • Promotor (7 mahasiswa S3), Pembimbing Tesis S2 ,
  • Pembimbing Skripsi S1. Sekretaris Jurusan Arkeologi Fakultas Sastra UI, 1964--1972.
  • Ketua Jurusan Arkeologi Fakultas Sastra UI, 1972--1974.
  • Pembantu Dekan III Fakultas Sastra UI, 1972—1975 (Dekan: Prof. Dr. Harsja W. Bachtiar); 1975—1976 (Dekan: Prof. Dr. Haryati Subadio).
  • Anggota Senat Fakultas Sastra UI, 1985.
  • Sekretaris Bidang Penelitian, Pusat Studi Lingkungan dan Sumberdaya Manusia UI, 1981--1984
  • Asisten Konservator pada Museum Pusat Jakarta (sekarang Museum Nasional), 1964--1968
  • Kepala Pusat Kajian Humaniora, FSUI, 1994---2001.
  • Wakil Ketua Badan Perencanaan dan Pengembangan FSUI, 1999—2001
  • Koordinator Tim Pekerja Penataan UI-BHMN-UI, FSUI, 2001Anggota Dewan Pertimbangan Penelitian UI, 1999--2001
  • Anggota Senat Akademik FSUI, 1995--2001
  • Anggota Senat Akademik Universitas Indonesia, 1995—2001
  • Anggota Dewan Guru Besar Universitas Indonesia, 1995—sekarang.
  • Asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi, Bidang Humaniora, 2003--sekarang. 
  • Redaktur Majalah Arkeologi. Diterbitkan oleh Jurusan Arkeologi Fakultas Sastra Universitas Indonesia, 1980-81.
  • Redaktur Pelaksana Majalah Ekonesia. A Journal of Indonesian Human Ecology. Diterbitkan oleh: Forum Penelitian dan Pengembangan Antropologi Ekologi, Program Studi Antropologi, Program Pascasarjana Universitas Indonesia, 1995-1996.
  • Anggota Dewan Redaksi Majalah Wacana. Jurnal Ilmu Pengetahuan Budaya, FSUI, 1998—2001
  • Editor (dan penulis) buku Bukti-bukti Kejayaan Majapahit Muncul Kembali. Rencana Induk Arkeologi. Jakarta: Depdikbud. 1986
  • Editor (dan penulis) buku Melangkah ke Masa Depan dengan Kearifan Masa Lalu (Building on Wisdom from the Past, Advancing into the Future). Jakarta: PT Bank Negara Indonesia (Persero). 1996.
  • Editorial Advisor buku The Human Environment (seri Indonesian Heritage Vol. II): Singapore: Archipelago Press. 1997.
  • Anggota Tim Penyusun Buku ‘Kampus UI, Depok’, 2001
  • Editor buku Ragam Pusaka Budaya Banten, 2005
  • Editor Bab VII Sistem Teknologi dalam Buku Sejarah Kebudayaan Indonesia. Departemen Kebudayaan dan Pariwisata, 2007
  • Anggota Board of Experts Majalah National Geography Indonesia, 2004—sekarang.Penulis buku Pertimbangan Ekologis: Penempatan Situs Masa Hindu-Buda di Daerah Yogyakarta. Jakarta, Wedatama Widyasastra & EFEO, 2002
  • Penasihat Penyusun dan Pembaca Ahli buku Manusia dan Lingkungan (Edisi Bahasa Indonesia buku The Human Environment; seri Indonesian Heritage Vol. II). Buku Antar Bangsa 2002.
  • Penyusun (dan penulis) buku laporan penelitian: Pemukiman Masa Majapahit di Situs Trowulan, Mojokerto. Dalam rangka Hibah Bersaing IV/1-3, yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembinaan Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. 1995-1998 (tidak diterbitkan).
  • Penggagas dan Penyusun Kode Etik Arkeolog Indonesia 1997; disahkan dalam Kongres Ikatan Ahli Arkeologi Indonesia tahun 2005.
  • Anggota Penyusun Buku Istana Presiden Republik Indonesia. Sekretariat Negara RI, 1999 (Akan diterbitkan).
  • Anggota Tim Penyusun Buku Royal Palace Site of Angkor Thom: Indonesia Technical Assistance for Safeguarding Angkor, Directorate General for Culture, Departement of National Education, The Republic of Indonesia, 2000.
  • Anggota Penyusun dan Advisor buku The Restoration of Borobudur. Paris: Unesco, 2006.Associate Researcher, Institute of South East Asian Studies (ISEAS),Singapore, 1989.
  • Anggota Tim Penelitian Gabungan Antarbangsa Antardisiplin, Kyoto University, 1997-2000.
  • Anggota Tim Sidang Pemugaran, Pemerintah Daerah Khusus Ibukota Jakarta, 1998—sekarang.
  • Anggota Tim Evaluasi Pemugaran Candi Jiwa, Krawang, Direktorat Purbakala, Januari 2000.
  • Anggota Tim Evaluasi Pemugaran Situs Ibukota Majapahit, Trowulan. Jombang, Februari 2000.
  • Anggota Tim Penilai Penelitian URGE (reviewer), DIKTI, September 2000
  • Anggota Tim Pemetaan Budaya, Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, 2004
  • Anggota Tim Pakar Seni Budaya dan Permuseuman, Pemerintah Daerah Khusus Ibukota Jakarta, 2005--sekarang
  • Anggota Dewan Juri Penghargaan Kebudayaan, Departemen Kebudayaan dan Pariwisata, 2006
  • Anggota Dewan Juri Penghargaan Kebudayaan, DKI- Jakarta, 2006, dan 2007.
  • Anggota Dewan Juri Penghargaan Kebudayaan Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya UI, 2006-sekarang. 

8. Penelitian (antara lain)

  • Penelitian arkeologi di beberapa situs di Indonesia: Gilimanuk (Bali), 1964; Leles (Jawa Barat), 1967; Banten Lama (Jawa Barat), 1968, 1976, 1977, 1983, 1987, 1988; Pasir Angin (Jawa Barat), 1972; Borobudur, 1972, 1974, 1977, 1981-83; Prambanan 1981-83; Ratubaka Yogyakarta, 1973; Patenggeng (Jawa Barat), 1973; Kutei (Kalimantan Timur), 1973; Palembang, 1974, 1976, 1981, 1982; Rembang (Jawa Tengah), 1975; Candi Bubrah (Jawa Tengah), 1980; kompleks Candi Sewu (Jawa Tengah), 1980, 1981; Dieng (Jawa Tengah), 1983; Candi Pegulingan, Candi Canggi dan Candi Batuan, 1985; Cibuaya (Jawa Barat), 1984; Batujaya (Jawa Barat), 1985--1986; Kawasan Muara Jambi (Sumatra), 1994--1995, Situs Kota Majapahit di Trowulan (Jawa Timur), 1980, 1983-1985, 1989--1996. 
  • Pola Permukiman Situs-Kota Masa Majapahit di Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur, Hibah Bersaing DIKTI, 1995-97.
  • Penelitian Permukiman Arkeologis Skala Mikro di Situs Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur. Fakultas Sastra UI, 1998, dan 2000
  • Penelitian Arkeologi untuk Pemugaran Situs Royal Palace, Angkor Thom, Kamboja. Direktorat Perlindungan dan Peninggalan Sejarah dan Purbakala, Depdiknas, 2000
  • Penelitian Arkeologi di situs Marathon dan di situs Kynosargos (Athena), Yunani, Directorate General of Museums and Antiquities, 1971.
  • Penelitian Lingkungan Dry Zone Area (Antardisiplin, Antarbangsa). Center for Southeast Asian Studies, Kyoto University; di Myanmar dan Vietnam tahun 1998; di Srilangka tahun 1999; di Kamboja tahun 2000.Penelitian untuk Konservasi dan Zoning Pura Tanah Lot, Bali. World Monument Watch (USA): 100 Most Endangered Sites, Februari 2001
  • Penelitian arkeologi di Jakarta Kota (situs Bastion Hollandia), Bank Indonesia, 2007-2008; di situs Museum Fatahilah, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi DKI, 2007.  

 

8. Artikel

  • Promotion of Modern Techniques in Indonesian Archaeology. Artikel dalam: Indonesia Magazine 37. Jakarta, 1976:43--51
  • Preliminary Report on Pottery Found in the Borobudur Site. Dalam Seri Pelita Borobudur. Jakarta: Badan Pemugaran Candi Borobudur. 1978.
  • The Problem of Functional Interpretation: The Need of Ethnographic Analogy in Indonesia, Aspects of Indonesian Archaeology No. 11. Jakarta: Pusat Penelitian Arkeologi Nasional. 1981.
  • Archaeological Excavations Updates Former Plans and Schematic Design for Borobudur and Prambanan National Archaeological Parks Project. Jakarta: Pacific Consultant International and Japan City Planning Inc. 1981.
  • Etnoarkeologi: Peranannya dalam Pengembangan Arkeologi di Indonesia. Majalah Arkeologi, IV (1-2). Jakarta: Fakultas Sastra UI. 1981:17--29.
  • Pandangan Tafonomi dalam Arkeologi: Penilaian Kembali atas Teori dan Metode. Artikel dalam buku Pertemuan Ilmiah Arkeologi II. Jakarta: Pusat Penelitian Arkeologi Nasional. 1982:449--509.
  • Beberapa Konsep Penyebarluasan Informasi Kebudayaan Masa Lalu. Artikel dalam majalah Analisis Kebudayaan III. Jakarta: Depdikbud 1982:20 dst.
  • Hasil Penelitian Lapangan di Situs Kompkleks Candi Sewu 1980--81. Artikel dalam buku REHPA I. Jakarta: Pusat Penelitian Arkeologi Nasional. 1983:243--51.
  • Pemugaran dan Penelitian Arkeologi. Artikel dalam: Laporan Seminar Pemugaran dan Perlindungan Peninggalan Sejarah dan Purbakala, Jakarta: Direktorat Perlindungan dan Pembinaan Peninggalan Sejarah dan Purbakala, 1982: 153­-160.
  • Pola Pusat Upacara di Situs Muara Jambi. Artikel dalam buku REHPÁ II. Jakarta: Pusat Penelitian Arkeologi Nasional. 1985: 244--52.
  • The Role of Remote Sensing Techniques in Archaeological Activities in Indonesia. Artikel dalam Proceedings of the Regional Symposium on Remote Sensing Applications of Social Economic Aspects of the Environment. Yogyakarta: UNDP/ESCAP. Regional Remote Sensing Programme 1985: 104--9
  • Studi Kelayakan Arkeologi di Indonesia. Artikel dalam buku Pertemuan Ilmiah Arkeologi III. Jakarta: Pusat Penelitian Arkeologi Nasional. 1985:1220--32.
  • Penalaran Induktif-Deduktif dalam Arkeologi. Artikel dalam buku Pertemuan Ilmiah Arkeologi II. Jakarta: Pusat Penelitian Arkeologi Nasional. 1986: 19--203.
  • Hakekat Local Genius dan Hakekat Data Arkeologi. Artikel dalam buku Ayatroahaedi (ed.) Kepribadian Budaya Bangsa. Jakarta: Pustaka Jaya. 1986: 31--45.
  • The Urgency for the Preservation of an Ancient Town: A Case Study of Trowulan, the Majapahit Capital in Java (Circa 13th-15th Century). Makalah dalam The 5th Asian-American Conference on Environmental Protection. Singapore. 1989.
  • Metode Penelitian Permukiman Arkeologis. Artikel dalam Edi Sedyawati dkk (eds.), Monumen. Jakarta: Fakultas Sastra UI. 1990:11­-29.
  • Kajian dalam Rangka Penyusunan Rencana Induk Taman Purbakala Nasional Candi Borobudur dan Candi Prambanan. Makalah disajikan dalam Diskusi Ilmiah Arkeologi VIII, Jakarta, Juli 1992. Diselenggarakan oleh Ikatan Ahli Arkeologi Indonesia.
  • Pertimbangan Ekologi dalam Penempatan Situs Masa Hindu-Buda di Daerah Yogyakarta: Kajian Arkeologi Ruang Skala Makro. Disertasi Universitas Indonesia. Jakarta. 1993.
  • Tantangan Arkeologi Indonesia dalam Pembangunan Nasional. Pidato Ilmiah pada Peringatan Ulang Tahun ke-53 Fakultas Sastra UI Tanggal 4 Desember 1993. Depok: Fakultas Sastra UI. 1993
  • Kecenderungan Penelitian Arkeologi Dunia Mutakhir. Makalah disampaikan dalam Evaluasi Hasil Penelitian Arkeologi di Indonesia dalam PJPT I. Diselenggarakan oleh Pusat Penelitian Arkeologi Nasional di Kaliurang (Yogyakarta), tanggal 25­-30 Juli 1993.
  • Majapahit: Trowulan City-site. Makalah disampaikan dalam Second Exploration of Historical and Cultural Sites of ASEAN. Diselenggarakan dalam rangka Intra-Asean Cultural Programme oleh Direktorat Perlindungan dan Pembinaan Peninggalan Sejarah dan Purbakala, di Borobudur, Prambanan, Trowulan, Penanggungan (Indonesia), tanggal 1--15 Desember 1993.
  • Arkeologi-Ekologi: Perspektif Ekologi dalam Penelitian Arkeologi. Makalah disajikan dalam Evaluasi Hasil Penelitian Arkeologi Nasional. Diselenggarakan oleh Pusat Penelitian Arkeologi Nasional di Palembang, tanggal 11--16 Oktober 1994,.
  • An Interpretation: Site Determination of Javanese Temples in Yogyakarta during the 8th to 10th Century Based on Ecological Consideration. Makalah disajikan dalam The 5th International Conference. Diselenggarakan oleh European Association of Southeast Asian Archaeologists di Paris, tanggal 24--28 Oktober 1994.

Konsep Dasar Rencana Induk Arkeologi Bekas Kota Kerajaan Majapahit, Trowulan, 1983­-95. Makalah disampaikan dalam Evaluasi Proyek Pemugaran Bekas Kota Kerajaan Majapahit. Diselenggarakan oleh Direktorat Perlindungan dan Pembinaan Peninggalan Sejarah dan Purbakala, di Trawas (Jawa Timur), tanggal 22­-24 November, 1994 Kebijakan Penelitian Arkeologi Indonesia. Makalah disajikan dalam Forum Komunikasi  Hasil Penelitian Bidang Sastra dan Seni. Diselenggarakan oleh Direktorat Pembinaan Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, di Cisarua (Bogor), tanggal 28 November­-1 Desember, 1994.Kebijakan Penelitian Arkeologi Indonesia. Makalah disajikan dalam Seminar Nasional Metodologi Riset Arkeologi. Diselenggarakan oleh Jurusan Arkeologi Fakultas Sastra Universitas Indonesia, di Depok, tanggal  23--24 Januari,1995. Kajian Kawasan: Pendekatan Strategis Dalam Penelitian Arkeologi di Indonesia Dewasa Ini. Makalah disajikan dalam Seminar Manusia dalam Ruang: Studi Kawasan dalam Arkeologi. Diselenggarakan oleh Balai Arkeologi Yogyakarta, di Yogyakarta, tanggal 15--16 Maret 1995. Benda Cagar Budaya: Pengertian dan Nilai. Makalah disajikan dalam Lokakarya Petunjuk Teknis Undang-Undang Benda Cagar Budaya. Diselenggarakan oleh Direktorat Perlindungan dan Pembinaan Peninggalan Sejarah dan Purbakala, di Cisarua, tanggal 20--22 Maret, 1995.Pendekatan Integratif dan Partisipatif dalam Pelestarian Budaya. Pidato pada Upacara Pengukuhan Gurubesar Universitas Indonesia Tanggal 7 Oktober 1995. Depok: Fakultas Sastra UI. 1995.Conceptual Guidelines for Archaeological Excavation. Makalah disampaikan dalam The Asean Meeting of Experts for Formulating Guidelines for Archaeological Field Procedures and Techniques. Diselenggarakan dalam rangka Intra-Asean Cultural Programme oleh Direktorat Perlindungan dan Pembinaan Peninggalan Sejarah dan Purbakala, di Borobudur (Indonesia), tanggal 12--19 Desember 1995.Perlukah Reorientasi Strategi Penelitian Arkeologi Indonesia? Makalah disampaikan dalam Pertemuan Ilmiah Arkeologi VII. Diselenggarakan oleh Pusat Penelitian Arkeologi Nasional, di Cipanas (Bogor), tanggal 12--16 Maret 1996.Masalah Penelitian dan Pelestarian dalam Arkeologi Indonesia. Makalah disampaikan dalam Kursus Metodologi Penelitian Aspek Sosial Lingkungan yang diselenggarakan oleh Pusat Penelitian Lingkungan Hidup, Lembaga Penelitian Universitas Diponegoro, di Semarang, tanggal 9--19 September 1996.Peta Distribusi Situs Arkeologi. Makalah disampaikan dalam Lokakarya Sistem Informasi Geografis. Diselenggarakan oleh Direktorat Perlindungan dan Pembinaan Peninggalan Sejarah dan Purbakala, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, di Jakarta, pada tanggal 9--11 Oktober 1996Perkembangan Ilmu Arkeologi. Makalah disampaikan dalam Penataran Tenaga Permuseuman Tipe Khusus Angkatan VII. Diselenggarakan oleh Direktorat Permuseuman, Depdikbud, di Jakarta, tanggal 11 November 1996.Menanggapi Kemajuan Teknologi: Jatidiri Bangsa dan Dinamika Sosial-Budaya. Makalah disampaikan dalam Seminar Nasional Inovasi Pendidikan IPTEK dan Humaniora dalam Rangka Abad ke-21. Diselenggarakan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jember, di Jember, tanggal 25--26 November 1996 Patterns of Temple Distribution in Early Classical Java. Artikel dalam: John Miksic (ed.) Ancient History (Indonesian Heritage Series Vol. I). Singapore: Archipelago Press. 1997: 92--93.Forgotten Small Things: Early Historic Earthenware of Java (7th to 10th centuries). Makalah disampaikan dalam The Singapore Symposium on Premodern Southeast Asian Earthenware. Singapura, tanggal 9-12 Juli, 1998. Diterbitkan dalam John Miksic (ed) Earthenware in Southeast Asia. Singapore: Singapore University Press. 2003: 136-145.Pola Permukiman Masa Hindu Buda Abad VIII­-X di Wilayah Merapi Selatan, Yogyakarta. Artikel dalam Christian Pelras (ed.) Dialog Prancis-Nusantara (Dialogue France-Insulinde). Jakarta: Yayasan Obor. 1998:67--76.In the Absence of Textual Evidence: An Environmental Approach in the Study of 8th to 10th Century Temple Distribution in the Yogyakarta Region. Makalah disampaikan dalam The 15th Conference of the International Association of Historians of Asia. Jakarta, pada tanggal 27 Agustus--1 September 1998.The Ecological Setting of the Hindu-Buddhist Culture in Java. Makalah disampaikan dalam seminar Eco-History and Rise/Demise of the Dry Areas in Southeast Asia. Diselenggarakan oleh Kyoto University, Kyoto, 14--16 Oktober 1998.Bentuk-bentuk Benda Arkeologi. Makalah disampaikan dalam Seminar Pemugaran, yang diselenggarakan oleh Direktorat Perlindungan dan Pembinaan Peninggalan Sejarah dan Purbakala, di Prambanan, tanggal 16--19 Desember 1998.Arkeologi Keruangan: Konsep dan Cara Kerjanya. Makalah disampaikan dalam Pertemuan Ilmiah Arkeologi VIII, yang diselenggarakan oleh Pusat Penelitian Arkeologi Nasional di Yogyakarta, tanggal 15--19 Februari 1999.Archaeology: Empowerment and Ethics. Makalah disampaikan dalam World of Archaeological Wonders Conference di Yogyakarta, tanggal 21--24 Februari, 1999. Diterbitkam dalam Wiendu Nuryanti (ed), Heritage Tourism and Local Communities. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 1999: 139—142.Arkeologi Keruangan: Masalah dalam Metode Penelitiannya. Makalah disampaikan dalam Evaluasi Hasil Penelitian Arkeologi. Diselenggarakan oleh Pusat Penelitian Arkeologi Nasional di Lembang (Bandung), tanggal 22--26 Juni 1999.Suggestion for Future Global Strategy in Indonesian Archaeology. Makalah disampaikan dalam The International Colloquium on Archaeology in Southeast Asia in the 3rd Millenium di Penang, Malaysia, tanggal 27—29 September 1999.Usul Pembukaan Program Profesi: Program Studi Permuseuman Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya. Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya UI 30 Januari 2000.Temuan Harta Karun Bawah Air dalam Perspektif Arkeologi. Makalah disampaikan dalam Diskusi Panel Harian Pagi Kompas, tanggal 4 Juli 2000.Peran Masyarakat dalam Pengembangan Kebudayaan dan Pariwisata. Makalah disampaikan dalam Gelar Wacana Nasional Budaya dan Pariwisata. Diselenggarakan oleh Departemen Kebudayaan dan Pariwisata, tanggal 21--22 September 2000, Jakarta. Kerangka Teoritis untuk Penyajian Benda di Museum. Makalah disampaikan dalam Diskusi dan Komunikasi Kepala UPT Museum Negeri Provinsi se-Indonesia dan Musyawarah Kerja BMMI (Badan Musyawarah Museum Indonesia). Diselenggarakan oleh Direktorat Sejarah dan Museum di Semarang, tanggal 25--28 September 2000.Hydrological Problems and Measures at Candi Sambisari and Candi Kedulan (Yogyakarta), Indonesia-Italian Workshop, April 2001 (ditulis bersama Samidi).Menyoal Pemintakatan Arkeologis. Makalah disampaikan dalam lokakarya yang diselenggarakan oleh Direktorat Purbakala, Dirjen Sejarah dan Purbakala, Dep. Kebudayaan dan Pariwisata di Cipayung, Bogor, 2002.Konsep Kawasan Purbakala. Makalah disampaikan dalam Lokakarya Pengembangan Konsep Pelestarian Kawasan. Diselenggarakan oleh Direktorat Purbakala, Dirjen Sejarah dan Purbakala, Dep. Kebudayaan dan Pariwisata di Cipayung, Bogor, 9—11 Januari 2002.Research Method for Historical Urban Heritage Area. Makalah disampaikan dalam Seminar and Three Days Practical Course on Planning and Design Methods for Historical Urban Heritage Area. Diselenggarakan oleh Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Trisakti bekerja sama Technische Universitaet Darsmstadt, Germany. Jakarta, 10-12 April 2002.Perencanaan Tata Ruang Situs Arkeologi. Makalah disampaikan dalam Workshop Pelestarian dan Pengembangan Kawasan Percandian Situs Batujaya, Karawang, Jawa Barat, yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata di Wisma Pupuk Kujang, Cikampek, Jawa Barat, pada tanggal 15—18 April 2002.Pelestarian Sumberdaya Budaya Maritim Indonesia. Makalah disampaikan dalam Seminar Eksplorasi Sumberdaya Budaya Maritim Indonesia. Diselenggarakan oleh Pusat Penelitian Kemasyarakatan dan Budaya (Lembaga Penelitian UI) dan Badan Riset Kelautan dan Perikanan (Dep. Kelautan dan Perikanan), tanggal 8 Juni 2002 di Kampus UI Depok.Candi Bojongmenje: Konsep Rencana Pemugaran Bangunan dan Penataan Situs. Makalah ini disampaikan dalam Workshop Pengembangan dan Pelestarian Situs Bojongmenje, Kabupaten Bandung, yang disekenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Barat, tanggal 2—3 November 2002 di Bandung.Pendekatan Parsitipatif dan Integratif dalam Penanganan Benda Berharga Asal Muatan Kapal Tenggelam. Makalah disampaikan dalam forum ilmiah di Pusat Riset Wilayah Laut dan Sumberdaya Nonhayati, Departemen Kelautan dan Perikanan, tanggal 27 Desember 2002 di Jakarta.Penyelamatan Benda Budaya dari Bencana dan Peran Masyarakat. Makalah ini disampaikan dalam Diskusi Penyusunan Kebijakan Penanggulangan Bencana Terhadap Benda Budaya, yang diselenggarakan oleh Asdep Urusan Konservasi dan Pemeliharaan, Deputi Bidang Sejarah dan Purbakala, Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, tanggal 6 Februari 2003 di Jakarta.Masalah Pelestarian Situs Kota. Makalah disampaikan pada Semiloka Apresiasi Lingkungan dan Bangunan Cagar Budaya di Kawasan Bersejarah di Kota Jakarta. Diselenggarakan oleh Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Tarumanagara, Jakarta, pada tanggal 22 Februari 2003.Metode Penilaian Benda Cagar Budaya Tak Bergerak untuk Pemeringkatan. Kementerian Budpar, Jakarta, 16 April 2003.Pendekatan Studi Permukiman sebagai Strategi Kegiatan Arkeologi Terpadu. Pidato Purnabakti sebagai Guru Besar disampaikan pada Ceramah Ilmiah Jurusan Arkeologi Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia Kampus UI Depok, 24 April 2003The Zoning System in the Borobudur Region. The Fourth International Experts Meeting on Borobudur. Borobudur 4-8 July 2003.Wawasan Arkeologi Maritim. Makalah disampaikan dalam Lokakarya Pemanfaatan Benda Berharga Asal Muatan Kapal yang Tenggelam, tanggal 28 Juli 2003 di Museum Nasional, Jakarta, yang diselenggarakan oleh Panitia Nasional Pengangkatan dan Pemanfaatan Benda Berharga Asal Muatan Kapal yang Tenggelam. Arkeologi Maritim. Makalah disampaikan dalam program Pelatihan Penyelaman Arkeologi Bawah Air, tanggal 4--8 Agustus 2003 di Makassar, yang diselenggarakan oleh Asdep Urusan Kepurbakalaan dan Permuseuman, Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata.Penyelamatan Benda Budaya dari Bencana dan Peran Masyarakat. Makalah disampaikan dalam Program Pendidikan dan Latihan Manajemen Siaga Bencana Budaya, yang diselenggarakan oleh Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, tanggal 20-30 Agustus 2003 di UGM Yogyakarta.Some Notes from Indonesia. Makalah disampaikan dalam: The International Workshop on the Proposed Regional Institute of Museology for Asia-Pacific Region sponsored by Unesco. Colombo, Srilanka, 5-9 Desember 2003.Pembahasan Makalah R.P. Soejono: “Arkeologi dan Pemahaman Kebudayaan”, CSIS, 15 Januari 2004.Pemetaan Digital Arkeologi: Alasan dan Tujuan. Makalah disampaikan dalam Lokakarya Pemetaan Situs, yang diiselenggarakan oleh Kementerian Budpar. Jakarta, 16 Februri 2004.Konsep Air dalam Arkeologi. Makalah disampaikan dalam Seminar dan Lokakarya “Air Sebagai Sumber Orientasi Seni Budaya”, yang diselenggarakan oleh Masyarakat Seni Pertunjukan Indonesia bekerja sama dengan Solo Heritage Society pada tanggal 21-22 Mei 2004 di Kediri, Jawa Timur.Pemintakatan Situs: Prinsip, Alasan dan Keragaman. Makalah disampaikan dalam Lokakarya Pemintakatan Situs, yang diselenggarakan oleh Asdep Kepurbakalaan dan Permuseuman, Kementerian Budpar. Cisarua, 5 Juni 2004.Penelitian Arkeologi Indonesia: Menggeliatlah. Makalah disampaikan dalam Evaluasi Hasil Penelitian, yang diselenggarakan oleh Asdep Arkeologi Nasional, Kementerian Budpar. Cisarua 23-27 Agustus 2004.Potensi Sebaran Situs untuk Pengembangan Wilayah. Makalah disampaikan dalam Lokakarya Pelestarian Benda Cagar Budaya, yang diselenggarakan oleh BP3 Batusangkar, Sumatera Barat. Bukittinggi, 26-29 September 2004. Etnoarkeologi: Studi Perbatasan antara Arkeologi dan Antropologi. Makalah diterbitkan dalam Jurnal Antropologi Th VI No 9 (Januari-Juni), 2005: 105-120. Laboratorium Atropologi FISIP, Universitas Andalas. Etika Profesi Arkeologi Indonesia. Makalah disampaikan dalam Diskusi Praseminar Austronesia dan Workshop Prakongres IAAI X, tanggal 21 Juni 2005, yang diselenggarakan oleh Ikatan Ahli Arkeologi Indonesia dan LIPI, di Jakarta.Masalah Metode Penilaian Benda Cagar Budaya. Makalah disampaikan dalam Pertemuan Ilmiah Arkeologi Ke-X, diselenggarakan oleh Ikatan Ahli Arkeologi Indonesia, tanggal 26—30 November 2005 di Hotel Sahid, Yogyakarta.Museum Etnografi: Ruang Pelestarian dan Pemanfaatan Budaya. Makalah disampaikan dalam rangka peresmian pembukaan Museum dan Pusat Kajian Etnografi dan Dua Dasawarsa Antropologi Universitas Airlangga pada tanggal 23-24  September 2005 di Kampus B, Universitas Airlangga Surabaya.Lingkungan Alam dan Sosial dalam Perspektif Sejarah. Makalah disampaikan dalam Rapat Penyusunan Pedoman Kajian Geografi Sejarah, diselenggarakan oleh Departemen Kebudayaan dan Pariwisata pada tanggal 7-8 April 2006 di Cibogo, Bogor. Strategi Pengembangan dan Pemanfaatan Kawasan Candi Borobudur: Pendekatan Integratif dan Partisipatif. Makalah disampaikan dalam Seminar Nasional Strategi Pengembangan Kebudayaan dan Kepariwisataan Nasional Ke Depan, yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumberdaya, Departemen Kebudayaan dan Pariwisata di Jakarta tanggal 30-31 Agustus 2006. Masalah Penanganan Bencana Alam pada Kawasan Pelestarian Budaya. Makalah disampaikan dalam Lokakarya Penanganan Bencana, yang diselenggarakan oleh Departemen Kebudayaan dan Pariwisata, tanggal 6-8 November 2006 di Yogyakarta. Menyikapi Pelestarian Kawasan Percandian Muarajambi. Makalah disampaikan dalam Diskusi Titik Temu Muarajambi: Jejak Peradaban di Tepi Batanghari, yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Pelestarian Muarojambi bekerjasama dengan Bentara Budaya dan Pemda Provinsi Jambi, tanggal 13 November 2006 di Bentara Budaya, Jakarta.Valuasi Tinggalan Budaya yang Terselamatkan dari Bencana Alam. Makalah disampaikan dalam Seminar Nasional Pelacakan Valuasi Risiko Bencana, yang diselenggarakan oleh Pusat Studi Bencana UGM, tanggal 25 November 2006 di Yogyakarta.Pelestarian Situs Arkeologi. Makalah disampaikan dalam Lokakarya Penyusunan Pedoman Pembuatan Rencana Tata Ruang Bawah Tanah, yang diselenggarakan oleh Dinas Tata Kota Provinsi DKI Jakarta, tanggal 20 November 2006 di Balai Kota Pemerintah Provinsi DKI, Jakarta. Ketika Arkeolog Menata Kawasan Muarajambi. Makalah disampaikan dalam Seminar Melayu Kuno, yang diselenggarakan oleh Bappeda Provinsi Jambi, tanggal 16 Desember 2006 di Mayang Mangurai Bappeda Provinsi Jambi, Jambi.Paradigma dalam Arkeologi Maritim. Makalah diterbitkan dalam Majalah Wacana, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya UI 2007 Vol. 9 No. 1: 1-7.The Majapahit House: An Attempt to Reconstruct. Makalah disampaiakan pada International Seminar on Sharing Our Archaeological Heritage, tanggal 11-15  November, 2007, Johor, MalaysiaPenerapan Prinsip Arkeologi dalam Kegiatan Arkeologi Bawah Air: Mungkinkah? Makalah disampaikan dalam Forum Diskusi Pengembangan Metodologi Survei Sumberdaya Arkeologi Laut, yang diselenggarakan oleh Badan Riset Kelautan dan Perikanan, tanggal 28 Januari 2008 di Ancol, Jakarta.Arkeologi Maritim: Perlunya dalam Pengembangan Kurikulum. Makalah disampaikan dalam Seminar Arkeologi Maritim, yang diselenggarakan oleh Departemen Arkeologi dan Program Studi Arkeologi, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia, tanggal 15 Februari 2008 di Kampus UI, Depok.  

 9. PemugaranStaf Ahli pada Proyek Pemugaran Candi Borobudur, Ditjen Kebudayaan, 1974--1983Staf Ahli pada Proyek Pemugaran Kota Banten Lama, Ditjen Kebudayaan, 1981--1982; 1985--1986.Anggota Tim Studi Kelayakan Pemugaran dan Peninggalan Sejarah dan Purbakala, Ditjen Kebudayaan, 1982.Staf Ahli pada Proyek Pemugaran dan Pemeliharaan Bekas Ibukota Majapahit (Trowulan), Ditjen Kebudayaan, 1983--1986.Anggota Tim Studi Teknis pada Proyek Pemugaran Gugusan Candi Muara Takus (Riau), Ditjen Kebudayaan, 1983 Anggota Delegasi Indonesia ke Jepang dalam rangka Penyusunan Rencana Induk Taman Purbakala Nasional Candi Borobudur dan Candi Prambanan; Ditjen Pariwisata, 1981Konsultan Ahli pada Proyek Taman Wisata Candi Borobudur dan Candi Prambanan; Ditjen Pariwisata, 1981­-1983. Staf Ahli pada Proyek Konservasi Candi Borobudur, Ditjen Kebudayaan, 1983--1987. Ketua Delegasi Indonesia dalam The First Intra-Asean Excavation and Conservation Workshops, Dieng; Ditjen Kebudayaan, 1983. Angota Tim Studi Teknis pada Proyek Pemugaran Gugusan Candi Muara Jambi, Ditjen Kebudayaan, 1984.Anggota Tim Studi Teknis Pemugaran Keraton Ratu Baka, Ditjen Kebudayaan, 1984.Anggota Tim Studi Teknis Pemugaran Pura Pegulingan (Bali), Ditjen Kebudayaan, 1984.Staf Ahli pada Proyek Pemugaran dan Pemeliharaan Peninggalan Sejarah dan Purbakala di Sumatera Utara, Ditjen Kebudayaan, 1984--1985.Anggota Tim Studi Teknis Kompleks Megalitik di Gunung Padang (Cianjur), Ditjen Kebudayaan, 1985.Anggota Delegasi RI dalam Working Group Meeting of Literary and Asean Studies, COCI, di Singapura; Ditjen Kebudayaan, 1986.Konsultan Arkeologi untuk Pemugaran Gedung Arsip Nasional, P.T. Han Awal & Partners Architect, 1998-9.Direktur Lapangan, Indonesian Field School of Archaeology. Diselenggarakan oleh Pusat Penelitian Arkeologi Nasional dan the Ford Foundation, 1990­-1993.Konsultan Penyusunan Rencana Induk Taman Purbakala Sriwijaya di Palembang; Ditjen Kebudayaan, 1992.Konsultan Indonesia untuk ASEAN Project on Network for Information System, 1995Konsultan Arkeologi untuk Pemugaran Gedung Departemen Keuangan, P.T. Bina Karya, Architects and Consulting Engineers, 2000Konsultan Arkeologi untuk Pemugaran Bangunan Gudang Masa Kolonial Belanda, Jl. Kakap 5, Jakarta, Centre for Architecture and Conservation, 2000 Nara Sumber pada Proyek Pembinaan Peninggalan Sejarah dan Kepurbakalaan Bekas Kota Lama Banten, Direktorat Purbakala, 1998/1999; 1999/2000 Nara Sumber pada Proyek Pembinaan Peninggalan Sejarah dan Kepurbakalaan Bekas Kota Kerajaan Majapahit, Direktorat Purbakala, 1998/1999; 1999/2000 Konsultan Arkeologi untuk Pembangunan Museum Bank Indonesia, PT Jaya CM, 2001Nara Sumber pada Proyek Penyusunan Metode Konservasi Bangunan Batu, Direktorat Purbakala, 2001Nara Sumber pada Proyek Penyusunan Pedoman Pemugaran dan Konservasi Bangunan Bata, Direktorat Purbakala, 2001Nara Sumber pada Proyek Kawasan Cagar Budaya, Direktorat Purbakala, 2001Tenaga Ahli pada Proyek Pemugaran Bangunan Royal Palace di Situs Angkor Thom, Kamboja, Dirjen Kebudayaan, 1999-2000. Chairman/Wakil Pemerintah RI untuk UNESCO Global Strategy Meeting on World Heritage, Toraja, Sulawesi, April 2001Vice Chairman The Fourth International Experts Meeting on Borobudur, UNESCO. Borobudur, 4-8 Juli 2003. Penelitian untuk Konservasi dan Zoning Pura Tanah Lot, Bali. World Monument Watch (USA): 100 Most Endangered Sites, Februari 2001Konsultan Arkeologi untuk Penyusunan Master Plan Kawasan Wisata Pengging, Boyolali, PT Wastu Adi Olah Rupa, 2003.Delegasi RI dalam The International Workshop on the Proposed Regional Institute of Museology for Asia-Pacific Region sponsored by Unesco. Colombo, Srilanka, 5-9 Desember 2003. Nara Sumber Pelestarian Situs Muarajambi, Pemda Tk-I Jambi, 2006—sekarang. Nara Sumber Pelestarian Kota Tambang Sawahlunto, Pemda Tk-2 Sawahlunto, 2007.Tenaga Ahli pada Proyek Identifikasi dan Inventarisasi Benteng-benteng di Indonesia. Kerja sama Pusat Dokumentasi Arsitektur dengan Passchier Architects & Consultants (Belanda), dan Dirjen Peninggalan Sejarah dan Purbakala, 2007-2010 

10. Perundang-undangan

Anggota Tim Penyusunan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1992 Tentang Benda Cagar Budaya. Anggota Tim Penyusun Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 1993 Tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1992Anggota Tim Penyusun Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 087/P/1993 Tentang Pendaftaran Benda Cagar BudayaAnggota Tim Penyusun Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 0248/F1.IV/J.93 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Tata Cara Pendaftaran Benda Cagar Budaya.Anggota Tim Penyusun Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 062/U/1995 Tentang Pemilikan, Penguasaan, Pengalihan, dan Penghapusan Benda Cagar Budaya dan/atau Situs.Anggota Tim Penyusun Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 063/U/1995 Tentang Perlindungan dan Pemeliharaan Benda Cagar Budaya.Anggota Tim Penyusun Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 064/U/1995 Tentang Penelitian dan Penetapan Benda Cagar Budaya dan/atau Situs.Anggota Tim Revisi Undang-undang Tentang Benda Cagar Budaya 1992. Departemen Kebudayaan dan Pariwisata 2006-2007. 

11. LingkunganAnggota Tim Teknis Analisis Dampak Lingkungan Bidang Listrik dan Energi, PPLH, 1978--1983 Anggota Tim Teknis Pembinaan Sistem ANDAL, PPLH, 1978--1983 Anggota Panita Pengarah Konperensi II PSL se-Indonesia, PLSMUI-PPLH, 1981.Ketua Panitia Penyelenggara dan Pengajar Kursus ANDAL-A; PSLMUI, 1981, 1982 Ketua Pelaksana Studi ANDAL PLTU, Suralaya PSLMUI-PLN, 1981­-1983.Ketua Panitia Penyelenggara dan Pengajar Kursus ANDAL-B; PSLMUI, 1983Vice Chairman, Organizing Committee of ASAIHIL Seminar on Human Ecology Education for Environment, Welfare and Posterity; Jakarta-Yogyakarta-Denpasar, 1982 Anggota Tim Studi Evaluasi Lingkungan Taman Wisata Candi Borobudur; PPLH,1983. Ketua Tim Studi Dampak Proyek PLTA Kota Panjang terhadap Situs Arkeologi Muara Takus (Riau); PPLH, 1983. 

12. Ikatan Profesi Pendiri Ikatan Ahli Arkeologi Indonesia (IAAI) tahun 1976. Pendiri Pusat Dokumentasi Arsitektur Indonesia  2002Pendiri Badan Pelestarian Pusaka Indonesia, 2005Pendiri Perhimpunan Pelestarian Muaro Jambi, Jakarta, 2006.Sekretaris IAAI Pusat 1977--1989Ketua Harian IAAI Pusat 1992--1996Pengurus IAAI Pusat 1996--1999; 1999—2002Ketua Panitia Penyusunan Konsep IAAI tentang Undang-undang Benda Cagar Budaya 1992. Pemberi nama “Mapala” atas permintaan Soe Hok Gie untuk organisasi mahasiswa pencinta alam Fakultas Sastra Universitas Indonesia (MAPALA FSUI), yang kemudian menjadi MAPALA UI.Pendiri Paduan Suara UI (bersama dengan Tuti Indra Malaon), 1975Pemenang Sayembara Logo BNI 1946:” Swadharma Bhakti Nagara”, 1965Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI)Anggota Society for American Archaeology (SAA)Anggota National Geographic Society 1980—2005   

Mengajar mata kuliah :

Program Sarjana (S1)

  1. Arkeologi Pemukiman

Program Magister (S2)

  1. Metode Penelitian
  2. Penataan Situs dan Lingkungan
  3. Teori Kebudayaan
                                  ---

 

 
< Sebelumnya   Berikutnya >
Copyright© 2008 Departemen Arkeologi
Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya
Universitas Indonesia